Pasukan Kapiten, Film Anti Bullying Rudi Soedjarwo

Baru saja mengeluarkan sebuah film dengan bintang perempuan-perempuan cantik, kali ini Rudi Soedjarwo kembali menelurkan karya. Ia menggarap sebuah film anak-anak dengan tema bullying. Sebenarnya, ide itu sudah mengendap dalam pikirannya sejak bertahun-tahun lalu, saat dirinya menggarap film 'Mengejar Matahari'.
 
"Tapi baru sekarang ketemu jodohnya, ada yang mau buat film dengan misi tertentu," ujar Rudi, saat ditemui di Gandaria City. Ia tak ingin membuat film yang sekadar menghibur tapi juga menyisipkan edukasi.

Didukung kondisi perfilman soal anak-anak yang masih terbilang jarang, Rudi pun langsung menggarap film terbarunya yang berjudul 'Pasukan Kapiten'. Salah satu tujuannya, memberikan gambaran kekerasan baik fisik maupun psikologis dalam kehidupan anak-anak. Ia juga ingin mengajarkan pada anak-anak untuk tidak takut mengadu, serta orang tua agar lebih terbuka pada masalah anak.

Film ini merupakan salah satu cara kampanye anti bullying melalui media. "Ini untuk anak-anak yang bingung cara menghadapi, dan orang tua yang mungkin lupa memberi tahu anaknya," jelasnya.

Yang membuat unik, Rudi menggunakan pemain baru untuk memerankan seluruh karakter dalam filmnya. Penggarap film 'Ada Apa dengan Cinta?' itu tak memungkiri sulitnya mengarahkan karakter para pemain baru, apalagi ia banyak melibatkan anak-anak.

"Hubungannya sama mood dan bagaimana syuting sehat, nggak boleh sampai pagi. Waktu itu juga musim hujan, kadang terik, takut anak-anak itu sakit," ujarnya. Untuk merampungkan film ini ia bersama timnya membutuhkan waktu 15 hari untuk syuting. 

Mengenai kemunculan bintang-bintang baru dalam setiap filmnya, Rudi memiliki alasan sendiri. Ia tak ingin menggunakan artis yang pasaran. Menurutnya, itu berguna untuk memberikan wajah baru agar penonton merasa lebih segar. Ia memang perlu waktu ekstra untuk melatih para pemain baru agar aktingnya sesuai dengan harapan. (eh) (viva.co.id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar